GAGAL!! : Project Soldering Station DIY Murah Meriah

GAGAL!! : Project Soldering Station DIY


Tertarik dan butuh sebuah solder untuk melakukan hobi elektronik, akhirnya saya berniat membuat satu unit soldering station dengan pengatur suhu otomatis.


Berbekal sebuah unit arduino nano, saya browsing sana sini akhirnya ketemu beberapa tutorial membuat solder station dengan arduino. Sayangnya tidak semuanya menggunakan arduino nano yang saya punyai, rata-rata menggunakan arduino uno.

Saya melihat pada prinsipnya pembuatan dan fungsinya sama saja, hanya beda di unit arduino dan cara membaca sensor suhunya. Akhirnya saya memilih mengikuti satu tutorial di youtube oleh orang Rusia (mungkin, dari logat dan nama channelnya)

Video tutorialnya bisa dilihat di :

Cukup pede dengan penjelasan si empunya channel, ditambah detail proses dan kode arduinonya di blog dia, saya pun beranjak untuk membeli komponen satu per satu via online shop.

Perbedaan saya dengan si empunya video itu adalah saya menggunakan perfboard/protoboard sedangkan dia menggunakan pcb jadi sehingga jelas jauh tingkat kerapihannya. hehehe...

Berikut adalah tampilan rakitan saya :


Adapun komponen yang dibutuhkan untuk merakit rangkaian solder station ini yaitu :

  1. Arduino Nano (Uno, pro mini juga bisa)
  2. Solder handle tipe 936 (Hakko 936 / Quick 936) 
  3. Heatgun/blower tipe 850 *
  4. PCB Perfboard / PCB jadi
  5. IC Op-Amp LM358
  6. IC Triac driver MOC3043
  7. Mosfet IRFZ44
  8. Transistor BT139
  9. Encoder 5Pin
  10. LCD 16x2 (bisa dengan I2C atau tidak)
  11. Kapasitor 1nF
  12. Resistor 75 ohm
  13. Resistor 2K2 ohm
  14. Resistor 6K8 ohm
  15. Resistor 1K ohm
  16. Resistor 330 ohm
  17. Resistor 360 ohm
  18. Kabel female-female arduino (20-40 buah, menyesuaikan)
  19. Pin header male 2-4 unit @40pin
  20. Socket  DC untuk powerin
  21. Kabel mini-usb untuk arduino
  22. Box untuk wadah rangkaian
  23. Peralatan menyolder (solder AC biasa, timah, flux, dll)
Kebetulan saya membeli IC LM358 mengikuti instruksi si orang Rusia, beli yang SMD, alhasil kesulitan ketika menyolder dan harus mengakali agar bisa terkoneksi. Untuk kalian yang mau merakit menggunakan PCB perfboard, sebaiknya pake model DIP IC jadi enak menyoldernya ke PCB. Begitupun resistor 330 dan 75, adanya cuma SMD jadi ya ngakali lagi, hehehe...

Arduino saya tidak menggunakan shield, jadi saya menggunakan female kabel untuk koneksi kaki-kakinya, lebih hemat. Lalu untuk pin header male, saya gunakan untuk menghubungkan sirkuit itu dengan arduino, solder, blower, power maupun LCD.

Sekedar catatan, diperlukan tambahan koneksi untuk VCC 5v dan GND, disini saya letakkan di jalur panjang 5v maupun GND sehingga tidak mengganggu komponen lainnya.

Sayangnya, begitu selesai dirakit ternyata IC op-amp yang saya beli rusak, jadi rangkaian tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Kesimpulan ini saya dapat setelah melakukan test berulangkali dan didapat hasilnya 0 pada keluaran op-amp. Sayapun mengecek bagian solder, apakah sensor berfungsi atau tidak, dan ternyata normal.

Investigasi lengkapnya ada di video berikut :




sumber :

http://e1ectro.blogspot.co.id/2017/02/diy-desoldering-station-for-25.html

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

DIY - Power Supply Variabel dari Adaptor Laptop

Draft baterai pengganti 2xAA