Remix OS discontinued...???

Remix OS discontinued...???



Cukup pusing untuk maen game di linux dengan emulator, banyak inkompatibilitas sana-sini, terbatas grafis dll.
Akhirnya mencoba alternatif lain, yaitu via qemu virgl, dan ternyata... belum juga disupport oleh developer debian...

sedih? iya...

Tipikal opensource dan sesama opensource bahkan dengan induk kernel yang sama tidak menjamin bahwa ada kompatibilitas satu dengan yang lain. Utamanya antara linux dan android.

GNU/Linux yang sebagian besar disokong oleh komunitas opensource, hingga google mengambil alih android project yang dibangun dari dasar linux kernel juga tidak seberapa banyak kompatibilitasnya.

Idealnya, bagi saya pribadi, mestinya hanya dengan menginstall module/layer tertentu ditambah beberapa tambahan FOSS, aplikasi di android bisa jalan dengan mulus di linux. Tapi sangat jauh. Bahkan jika di windows tersedia banyak emulator android yang high powered graphic, alias bisa menjalankan game android berat.

Di Linux?

Ada androvm (dulu) atau genymotion, yang sekarang jadi berbayar, sourcecode juga gak bebas untuk public lagi. Walaupun grafisnya lumayan, dan bergantung sekali dengan virtualbox.

Yang lain ada shashlik, yang sudah hibernasi dari tahun lalu, tapi tanpa dukungan grafis openGL. Dengan kata lain, nyaris mustahil menjalankan game android, walaupun aplikasi biasa masih bisa jalan.

Alternatif lainnya hanya android-x86 yang sudah support native bridge ke arm emulation. Perkembangan android-x86 cukup bagus, dengan dukungan driver gallium/openGL untuk qemu via virgl dan beberapa pembaruan lain.
Yang sayangnya, qemu versi Stretch tidak support virgl dan tidak dicompile via gtk...

Android-x86 berjalan mulus ketika diinstall via grub2 dan sfs image. Hanya saja model android nya bikin kagok dengan tombol menu/back/home virtual. Ditambah ketika dicolok gamepad usb, tidak terdeteksi.

Sedih....

Solusi lain sepertinya hanya Remix OS....

Ketika mau mengunduh file ISO yang 1Gb itu, ternyata baca berita kalau Remix OS discontinued...
Haduh, nasibnya 11-12 dengan androvm(genymotion) yang jadi komersil.

Seolah-olah project opensource hanya dijadikan hobby dan batu loncatan untuk menuju karir tertentu...

Yah, semoga Phoenix OS tidak ikutan komersil yah...

Comments

Popular posts from this blog

DIY - Power Supply Variabel dari Adaptor Laptop

GAGAL!! : Project Soldering Station DIY Murah Meriah

Draft baterai pengganti 2xAA